Posts Tagged ‘curhat’

ITB, 2016

Posted by

Hello, my old dream

ITB, mungkin versi 2016-nya.

ya rabbi, aku berlindung dari ketidaktahuan ku.

Yang Ja(t)uh

Posted by

Salahsatu pelajaran yang memberikan insight menurut gue adalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).

Pelajaran ini pula, sampai saat ini, menurut gue –yang dhoif ini- merupakan best explanation dari firman Allah,

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)”

(Q.S. Al-An’am : 59)

… dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya ….

Pelajaran SPLDV bercerita bahwa pada sebuah bidang kartesius; akan ada 2 wilayah : wilayah kemungkinan, dan wilayah ketidak mungkinan. Wilayah ini dibagi oleh garis – garis pembatas dengan fungsi tertentu, disebut konstrain.

Read More

Langkah Kelima.

Posted by
Beautiful-Autumn-Road-1024x640

Gimana dong, gue suka banget sama suasana gambarnya.(Courtesy : hdwallpaperia.com)

Dikampus, gue punya seorang teman. saudara. some how, gue juga ga ngerti bagaimana ceritanya kita bisa kenal.

kita cuma kenal secara tiba – tiba. pernah jadi tim nasyid bareng sebelum pulang asrama, and that’s it. setelahnya kita bisa dibilang ga pernah lagi ngobrol serius, mungkin cuma ketemu sesekali di selasar masjid. ngomongin topik basi. yang bahkan 5 langkah setelahnya kita membuangnya ke tumpukan sampah kepala.

dia cukup terkenal. sejak tahun pertama, menduduki kursi strategis ….. perpolitikan (?) kampus. Bisa ditebak, karirnya terus melonjak naik ketika tahun kedua, ketiga, dan seterusnya. Bahkan, gue menduga ia akan menjadi idola. bukan cuma oleh wanita. tapi seluruh orang yang menyebut dirinya aktivis,  ….. atau apalah namanya. dan memang betul, he got it.

tapi, ternyata jalan hidup ga selurus itu.

Read More

Rumah ini.

Posted by

Mi,

Aku bermimpi kita akan punya rumah. Mungkin tidak besar. Tapi rumah ini hangat.

Menyambut penghuninya dengan cahaya temaram kekuningan ruang tamunya.

 

Kemudian, ingatkah ketika kita bersepakat,

Bahwa rumah ini adalah rumah peradaban. Yang menghasilkan jutaan muslim – muslim nan tangguh.

Bukan hanya untuk anak kandung kita. Tapi juga anak ideologis kita.

 

Mi,
Read More

Prioritas.

Posted by

Sebetulnya akhir – akhir ini bingung juga soal satu kata.

Semua kata cuma berputar di kepala. tapi kalo ditanya, gue juga ga punya makna.

ini kenapa jadi puisi chairil anwar …

Mungkin ujian kali ini bukan soal kampus – sekolah. itu mah udah gak lagi zaman. persoalan kampus – sekolah udah gak lagi layak  buat jadi perdebatan.

Waktu memilih, disini – disana ga pernah ada prediksi keretanya akan super cepat, tarikannya super kuat. lagi pula kita ‘kan satu gerbong, jadi disini – disana predikatnya tetap sekolah.

Read More