Archive for the ‘Lagi Bener’ Category

Masa – masa Supremasi

Posted by

Beberapa hari kemarin, alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk jalan – jalan. walau cuma ke salahsatu perguruan tinggi ternama di Indonesia….. sebut saja Universitas Indonesia.

Tujuannya, sebetulnya mau beli buku, tapi sekalian cuci mata, dan cuci telinga. dan menyempatkan diri buat shalat jumat di sana. dan asyiknya, khotbahnya bagus ! jadi perjuangan ke UI, panasnya Depok, padetnya kereta, dan tingginya kecepatan jalan seorang Ikbal Faturohman yang bikin empot – empotan. jadi sebanding. jadi, gue pikir bagusnya juga buat di share sekalian disini.

Khutbah ini disampaikan oleh seorang dosen Hukum. cuma lupa namanya. dan, karena ga nyatet … gue berusaha untuk rekomposisi, semoga ga jauh beda.

Apabila bulan ramadhan datang maka pintu – pintu langit dibuka sedangkan pintu – pintu jahannam ditutup dan setan – setan dibelenggu (HR. Bukhari dan Muslim)

hadist tersebut mungkin menjadi salah satu gambaran mengapa ramadhan dikatakan syahrul syiam (Bulan yang mulia). ada tindakan spesial yang dilakukan oleh Allah, yang tidak terjadi dibulan – bulan lainnya. sampai – sampai Dr. Yusuf Qardhawi menganalogikan bulan ramadhan adalah sebuah pekan raya bagi orang – orang yang bertaqwa.

Read More

Qadhaya (Permasalahan) Dakwah Sekolah

Posted by

Seiring dengan berjalannya waktu, para aktivis dakwah sekolah siswa (ADSS) bertransformasi menjadi Aktivis Dakwah Sekolah Alumni (ADSA). dan, tentu saja dengan berubahnya status mereka dari pelaku teknis menjadi konseptor seharusnya mulai merubah cara gerak dan pikir mereka seratus delapan puluh derajat.

Oleh karena itu, tulisan ini dibuat untuk para al-akh alumni pejuang dakwah sekolah yang mulia, semoga seluruh permasalahan yang dipaparkan disini bisa menjadi gambaran tantangan kedepan dan solusi yang terbaik bisa dihasilkan.

Berbicara soal, dakwah sekolah maka ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam rangka menggarap lahan dakwah yang satu ini. tapi, ada satu permasalahan yang dirasa sangat krusial dan sering terjadi, yaitu Kaderisasi Alumni

persoalan kaderisasi ini bukanlah persoalan yang mudah, karena berbicara soal kuantitas dan kualitas. kuantitas yang besar pada kekuatan ADSA secara langsung mempengaruhi sejauh mana sebuah Forum Alumni bisa bergerak, Sedangkan kualitas yang mumpuni secara langsung mempengaruhi sejauh mana Forum Alumni bisa berdaya guna.

Read More

Sepotong Kue Untuk Dibagi

Posted by

Mungkin agak sulit untuk dicerna apabila kita selalu mengaitkan kegiatan dakwah kita dengan dalil yang selalu terkesan panjang, agamis, dan keras. tulisan ini dimaksudkan untuk mengajak para pembaca untuk memandang konsep dakwah dari segi lain, yang mungkin belum pernah terpikirkan. dengan perspektif ini diharapkan adanya feels berdakwah yang erat kaitannya dengan kasih sayang dan penuh damai.

Di dunia ini tentu saja terdiri dari banyak makhluk hidup. hewan, tumbuhan, dan tentu saja kita para manusia. dan dari sifat Allah swt. yang Ar-Rahman dan Ar-Rahim ketiga kategori ini diberikan anugerah yang sama. yaitu hak untuk hidup. itu adalah satu nikmat yang sama rata semua kita dapatkan,

masih adakah nikmat lain ? tentu saja masih. lebih spesifik dari itu terbagi lagi dalam ruang lingkup yang lebih sempit. hewan, dibagi – bagi lagi ada aves yang bisa terbang, ada ikan yang menyelam dilautan, ada bunglon dengan kemampuan merubah warna. itu semua digunakan untuk bertahan hidup dan mencari makan. ditumbuhan pun Allah swt. memberikan rezeki yang sebanding. fotosintesis misalnya. tumbuhan tidak perlu melakukan mobilitas untuk mencari makan, biar makanan yang datang menghampiri. dan tentu saja, kita para manusia pun diberi nikmat yang paling agung yaitu akal.

Read More

#Gazing

Posted by

Sepotong Kue untuk Dibagi

yak, sebelum lebih jauh …. yang ingin gue share sidikit adalah kenapa harus jadi aktivis dakwah sekolah …..

kenapa ? dari semua ranah yang ada kenapa harus disekolah ?

Pertama,  alasannya sangat sederhana …karena yang baca ini semua adalah anak sekolah. dan lingkungan yang paling dekat dengan aktivitas lu adalah sekolah, maka secara rasional-logis dapat disimpulkan akan lebih mudah daripada kita pindah ke ranah dakwah lain.

Kedua, gue pun mau berbicara dari sisi lain. kita tahu bahwa Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang. dia memberikan hidup kepada seluruh makhluk hidup di kolong langit ini. binatang, hewan tumbuhan, dan tentunya kita para manusia.

nah, dari semua nikmat yang diturunin sama Allah, ada nikmat spesifik yang diturunin cuma buat manusia, yaitu nikmat akal. binatang ga unya akal, begitu juga dengan tumbuhan. nah, dari nikmat akal yang diberikan tuhan cuma buat manusia, lebih fundamental lagi adalah nikmat iman. karena kita tahu, bahwa ga semua orang berakal didunia inim punya iman dalam dadanya. dan, yan harus kita syukuri adalah iman kita sifatnya given dari orangtua kita. mungkin kalo kita reverse time jadi orang tua kita adalah non-muslim, dapet hidayah itu sangat susah, dan pengorbanannya bisa jadi tidak sedikit.

nah, dari sini. diasumsikan bahwa kita adalah orang yang punya iman, maka pertanyaan terbesar kita adalah ‘Apa wujud rasa syukur kita terhadap hal ini ?’

Read More

Rabbani, Tanda Bersyukur

Posted by

Feeding timeSebetulnya ini tulisan buat essay PEGAS 2011 kemaren judulnya ‘Rabbani, Tanda Bersyukur’ …. tapi berhubung lombanya udah selesai, dan supaya bisa banyak yang baca, gue share disini ….

Tahun 1545 – 1548 bisa jadi merupakan 3 tahun yang kelam di Florence, Italia. Alkisah, dimana gereja berkuasa dan kota dipimpin oleh keluarga Medici yang sangat mencintai seni, membuat perayaan, pesta, penggalian agama berdasarkan perspektif Yahudi-Nasrani-Islami merajalela. pesta pora serta teriakkan ‘Panjang umur Dewa Anggur ! Hidup Hasrat Hati’ menggema di seantero kota. hal ini, diperparah dengan kebiasaan paus saat itu yang sangat senang menghambur-hamburkan uang dengan melukis gereja dengan lukisan pelukis terkenal seperti Michaelangelo.

Seorang padri yang berordo Dominikan, Girolamo Savonarola, berdiri menyampikan khutbahnya. mengkritik habis kebiasaan foya-foya penguasa, bersumpah akan menusuk lidah orang yang tertuduh menghujat Tuhan, dan membakar rumah orang yang tidak menghadiri misa.

Read More