Sekelumit Risalah Da’watuna

Posted by

Yo, akhirnya nge-blog lagi.

dan, liburan kali ini lagi ngulang majmu’atur rasail karya imam Hasan Al-Banna. kenapa diulang ? karena kalo lagi kuliah bacanya ngasal. :9

owrite sekilas pandang, ini bab pertama dari jilid 1 terbitan al-intishom. dan, yang perlu disepakati adalah majmu’atur rasail ini adalah kumpulan ceramah dari imam Al-banna, dan domain yang dibicarakan adalah mesir sebelum tahun 1945. jadi, kalo ada terminologi yang asing atau gak kebayang … yaaaa karena mesir yang dijadikan acuan.

dan Risalah Da’watuna ini, isinya ngegambarin ikhwanul muslimin itu sendiri…

dan, kira2 kalo dijadiin panah – panah cinta, bentuknya kayak gini :

Jadi, risalah da’watuna itu berbicara soal 6 hal :

1. Prinsip dakwah Ikhwan

Dakwah ikhwanul muslimin, berprinsip terhadap 5 hal :

Pertama, Kesucian.

Kami juga ingin agar kaum kami dan seluruh kamu muslimin mengetahui bahwa dakwah Ikhwanul Muslimin itu bersih dan suci. kebersihannya benar – benar mulia, hingga melampauai ambisi pribadi ….

Disini tergambar kalo bahwa Ikhwanul Muslimin dalam berdakwah memang dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapaun, maupun ‘ditebengi’ oleh siapapun.

ini murni dan suci … cuma buat Allah !

Kedua, Kasih Sayang. Oke, ini yang paling berkesan buat gue. kata Imam Al-Banna,

Kami ingin agar umat mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri. Sungguh, jiwa – jiwa kami ini senang gugur sebagai penebus kehormatan mereka ….

Lanjutnya lagi, dan ini yang paling nampol….

Tiada yang membuat kami pada sikap seperti ini kepada mereka, kecuali karena rasa kasih sayang yang telah mencengkram hati kami, menguasai perasaan kami, menghilangkan kantuk kami, dan mengalir air mata kami. Sungguh, kami benar – benar sedih melihat apa yang menimpa umat ini, sementara kita hanya sanggup menyerah pada kehinaan, ridha pada kerendahan, dan pasrah pada keputusasaan.

jadi yang mau disampaikan disini adalah rasa cinta terhadap umat. dan IM menyatakan untuk tidak berkhianat terhadap umat walau barang sedetik pun.

Kami adalah milik kalian wahai saudara – saudara tercinta, bukan untuk orang lain.sesaat pun kami tak akan pernah menjadi musuh kalian.

btw, kata – kata diatas dipake buat ikrar pengurus GAMAIS ITB loh … keren Smile

Ketiga, Keutamaan hanya milik Allah.

…. Hanya Dia-lah yang menjami dukungan yang tepat, agar kami selalu benar. Di tangan-Nya lah berada semua kendali dan kunci hati. siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada yang dapat menyesatkannya. dan siapa yang disesatkan oleh Allah, maka tiada yang dapat menunjukinya….

Maksud dari prinsip yang ketiga ini kira – kira begini, Ikhwanul Muslimin mengakui bahwa seluruh dakwah ini ada, bukan karena kehebatan Ikhwanul muslimin sendiri, baik individu maupun organisasi. tapi semuanya kembali lagi pada kekuasaan Allah; kemenangan – kemenangan, pemberian hidayah kepada objek da’wah. semua ada pada sang rabbul asbab.

Keempat, Keterusterangan. Kata imam Al Banna,

Kami ingin berterus terang kepada manusia tentang tujuan kami, mengungkapkan manhaj kami di hadapan mereka, dan menyampaikan seruan kami kepada mereka, tanpa ada kerancuan dan kesamaran….

jadi keterusterangan itu berbicara soal manhaj, tujuan secara umum. yang tergambar di pikiran gue adalah pertanyaan, semacam ‘apa sih tujuan akhir dakwah IM ?’ pertanyaan kayak gini yang bakal dijelaskan secara terus terang, dan tidak akan ditutup – tutupi. dan ini akan dijawab pada risalah beliau yang lain.

Kelima, Totalitas.

Dakwah ini tidak menerima persekutuan. sebab tabiatnya adalah keterpaduan. maka siapa yang siap, asyatha biha wa asyath bihi. ia harus hidup bersama dakwah dan dakwah hidup bersamanya…..

kalo di point yang kedua kita berbicara soal kasih sayang, maka ini adalah bentuk pengejawantahan dari kasih sayang itu sendiri. karena kasih sayang terhadap umat, maka kerja dakwah pun dilakukan secara total. kalo kasih sayang sarat akan emosi, maka totalitas sarat akan tindakan.

Prinsip totalitas ini berbicara soal pengorbanan. agar dakwah ini berhasil, maka diperlukan pengorbanan. dalam semuanya; jiwa, harta, waktu, kesehatan.

Keenam, Kejelasan.

Kami mengajak manusia kepada sebuah prinsip, yaitu prinsip yang jelas definitif, dan diterima semua orang.

mereka mengetahuinya, beriman dengannya, tunduk pada kebenarannya ……. Ia adalah prinsip yang telah dikukuhkan oleh eksperimen dan dinyatakan oleh sejarah bahwa ia layak diamalkan, kekal dan mampu memperbaiki dunia.

Dalam prinsip dakwah ikhwanul muslimin, ‘kejelasan’ dalam bergerak menjadi satu hal yang asasi. dan, untuk mendapatkan predikat ‘jelas’ ada setidaknya 4 parameter yang harus dipenuhi :

  • Ilmiah (Dikukuhkan oleh eksperimen)
  • Telah dibuktikan oleh Sejarah
  • Aplikatif
  • Membawa Perbaikan

Jadi, prinsip ini menjelaskan bahwasanya Ikhwanul Muslimin dalam gerakannya selalu berfokus pada hal – hal yang jelas, real, aplikatif, dan benar – benar membawa perubahan.

….

Okeh, Sekian dulu. nanti nyambung lagi yak. baru 1 cabang pegel juga. gimana nulis takhrij 3 jilid ?

Tags: , , ,

Leave a Reply